" Anjing" Ucap si Ucup kepada beliau, kepala sekolahnya yang sudah sedikit rambutnya. "Aku akan membuat sekolah yang megah! Untuk kata-kata yang berwajah usang dan nama-nama yang tak pernah mendapatkan kasih sayang”. Ucup tak peduli seberapa banyak jumlah uban dan seberapa dikit jumlah rambut, yang Ia tahu kedewasaan adalah seberapa kuat untuk memegang jawaban yang tak tanggung-tanggung. Ucup hari itu juga mendapatkan surat cinta dari beliau, itu surat OD yang diberikan kepada Ucup karena kapasitas keberaniannya yang sudah melampaui gerbang sekolah. Ucup pulang ke rumah dengan senyum riang nelangsa, Ia harus memberikan surat cinta kepada ibunda di kursi roda. "Tidak apa-apa nak, melawan adalah bagian dari hidup" ibu menasehatinya dengan gigi yang tak jelas. Ucup tetap menagis sambil mencium telapak kaki kasar tanpa surga. Ucup mengambil mesin ketik diatas lemari bajunya, Ia mendapati mesin itu ditumpukan surat kabar dari mantannya yang sudah baha...