Firman Harian (Surat ke- III)
Lima firman kecil
Kau
Seperti menjinakan bom
Aku bisa gagal
Dan menjadi bilanga
Menjadi pecahan
(2023)
Jangan Begitu
Rambutmu mirip tentara
Berbaris rapih menenteng senapan
Rindumu bersembunyi dibalik gili
Sifatmu bercorak
Aku tawanan perang
Kau sembunyikan ku dibalik benteng
Sebut saja ego
Aku berdarah-darah dibangku
Tempat kau ikat
Lebih baik aku mati
Dari pada hidup ditanganmu
(2023)
Hari Tua Bersama Puisi
Akan kuciptakan puisi yang manis
Dari rokok dan batuk
Aku ingin pensiun bersama puisi
Mendorong rima diatas kursi roda
Dahulu rima fasih berdansa
Diatas selongsong kertas
Kau itu penulis, bukan pembaca
Tak masalah jika gigimu tak ada
(2023)
Tahi Lalat
Itu tahi lalat bapak
Lebih kecil dari kemaluannya
Lebih besar dari panasnya
(2023)
Peristirahatan Terakhir Untuk Damba
Pada suatu hari
Kasihku takkan sebesar ini lagi
Bunga-bunga yang lalu
Lagu-lagu yang layu
Semua akan terbangun dari mimpi
Tak tidur dalam abaimu
Maaf semisal coklatku tak pantas di gigimu
(2023)
Komentar
Posting Komentar